Berita

by
July 25, 2019

Alumni Pondok Pesantren DAHI tersebar diberbagai daerah. Para alumnus Pondok ini ada yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti ke Pergururan Tinggi baik Negeri maupun Swasta dan Pondok Pesantren. Selain itu Almuni juga ada yang menjadi pengusaha (wiraswasta), Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan guru baik PNS maupun Swasta.

by
July 25, 2019

Kurikulum yang dipakai di pondok DAHI mengalami beberapa perubahan. Pada masa Mbah Madun, tepatnya tahun 1960-1980 pondok ini menggunakan kurikulum klasikal, yaitu mengaji beberapa kitab kuning berbahasa Arab yang bertempat di musalla dan di pengajian masyarakat umum. Pada tahun 1980 kurikulum ini dirubah menjadi pondok pesantren murni dengan pengajian kitab kuning yang terpusat di gedung

by
July 25, 2019

Selain pelajaran di dalam kelas, santri juga diberikan kesempatan untuk mengambangkan potensi yang diwadahi di pondok dalam bentuk kegiatan ekstrakuriukuler seperti olahraga seperti sepak bola, futsal, voli dan badminton, pramuka, pencak silat, rebana, tari-tarian sufi, yoga, public speaking (khitabah tiga bahasa: Arab, Inggris dan Indonesia) dan study club bahasa Asing.

by
July 25, 2019

Secara fisik pondok DAHI ini memiliki dua gedung berlantai dua yang digunakan sebagai tempat belajar dan mukim santri. Kedua gedung ini dibagi menjadi beberapa kamar, ruang belajar dan kamar mandi. Pondok ini juga memiliki kantor, perpustakaan, musalla, aula dan kamar tamu (penjenguk santri). Secara umum tempat-tempat tersebut digunakan sebagai tempat belajar para santri baik formal

{"status":false,"message":"ada data yang kosong"}